oleh Bapak Rifqi Abdurrafi

Penampilan angklung oleh para siswa ini menjadi bukti bahwa belajar budaya bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel, siswa tidak hanya berlatih memainkan angklung, tetapi juga memahami nada, irama, dan makna di balik setiap lagu secara interaktif.
Angklung dipilih sebagai muatan lokal di Jawa Barat karena merupakan warisan budaya daerah yang sarat nilai edukatif. Melalui angklung, siswa belajar tentang kerja sama, kekompakan, dan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Pembelajaran berbasis teknologi ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
